KISAH PARA PETURING TAK CUKUP MODAL NEKAT

PLATDR.MEDIA Pasti banyak yang bingung dengan aksi nekat para bikers yang melakukan turing keliling Indonesia. Pertanyaan utamanya adalah bagaimana soal dana atau biaya selama mereka touring ya?

Tipe bikers doyan turing motifnya bermacam-macam. Ada yang karena memang sudah hobi turing dan soal dananya memang sudah disiapkan sejak dulu. Lalu ada juga yang keliling Indonesia dalam rangka bekerja seperti reporter dan fotografer, yang dokumentasi hasil perjalanan kemudian diterbitkan dalam bentuk buku. Ada juga type lainnya, yaitu karena patah hati.. hihihihi.

Ada juga tipe baru; bikers solidarity. Bikers tipe ini benar-benar nekat hanya mengandalkan solidaritas club. Tak jarang bikers tipe ini harus menggelandang jika tak ada yg menampung, karena baginya yang penting terus berjalan bukan ngemis.

Yang menarik adalah tipe professional. Bikers ini memang mendapat sponsor dari beberapa brand. Seperti apparel, band, olie, accu, helm dan tentunya pabrikan motor yang dikendarainya. Kerjasama bikers dan sponsor ini biasanya dalam meningkatkan brand awareness mitra sponsornya, terutama dalam promo online social media. Bisa dilihat dari postingan touring mereka di social media pasti selalu mencantumkan foto dengan fokus brand dan pencantuman hastag brand yang diusungnya.

Hal senada diungkapkan oleh Riekie punggawa club motor DRAK-C sekaligus Wakil Ketua Yamaha Riders Lombok yang saat ini tengah melaksanakan touring Silaturahmi Lintas Batas Lombok – Bali – Jawa – Sumatra untuk melaksanakan cita – citanya mengibarkan Sang Merah Putih pada tanggal 17 Agustus 2018 nanti di titik Nol Kilometer Aceh. Sadar “Tak Cukup Modal Nekat”, Riekie telah menyiapkan dana dan segala persiapan baik fisik, kondisi kendaraan serta perlengkapan turing jauh-jauh hari. Berkat kegigihan, dukungan keluarga dan rekan – rekan komunitas, pada tanggal 24 Juli 2018 Ricky memulai perjalanannya dari basecamp DRAK-C. Rekan se-club dan rekan-rekan YRL turut mengawal Riekie sampai Pelabuhan Lembar.

Sebelumnya, Riekie telah melakukan touring lintas batas perbatasan Indonesia – Malaysia dan touring keliling Pulau Jawa serta touring ke Nol Kilometer Sape dan wilayah Ende – Nusa Tenggara Timur. Kepuasan menikmati keindahan alam Indonesia dan suka duka berkendara jarak jauh adalah pengalaman berharga yang tak mungkin didapat jika hanya berdiam diri di rumah saja. Dan dari semua itu, ada sebuah anugerah yang tak ternilai yang pasti didapat, yaitu persaudaraan tanpa batas.

Well, apapun cara kalian dalam mewujudkan cita – cita menikmati indahnya Indonesia dengan tunggangan tercinta, sah – sah aja ya’ Sob. Yang penting tetap safety riding dan selalu menjaga Indonesia tetap bersih.

OTOPRIDE @PLATDR 2018

Related posts

Leave a Reply


Your email address will not be published. Required fields are marked *