AHMAD JAELANI AP MENGINSPIRASI BIKERS DALAM SEBUAH BUKU

PLATDR.MEDIA – Tidak ada orang atau lembaga di dunia ini yang dapat menolong kita untuk terhindar dari segala macam kesulitan hidup; kesulitan pasti datang dari berbagai sudut yang akan melanda seluruh wilayah kehidupan kita, baik individu, keluargaa, professional (katier – bisnis), pergaulan, sosial, maupun kehidupan personal (keluarga pribadi). Jika kita melatih diri untuk mampu memangsa setiap kesulitan, maka kesuksesan menanti disetiap wilayah kehidupan kita. Jadi yang bisa membantu diri kita sendiri adalah “Kita Sendiri”.

Sebuah intisari kehidupan yang dituangkan dalam tulisan sebuah buku berjudul “Hidupku Bukan Hidupmu”, Ahmad Jaelani AP mengulas beragam kisah hidup yang dilaluinya dengan bahasa ringan dan sarat akan pesan yang mampu menginspirasi dan memotivasi setiap pembacanya. Buku Hidupku Bukan Hidupmu adalah sebuah cermin kehidupan lelaki yang akrab disapa Bang Jay ini. Dibalik sosoknya yang santai, ramah dan homoris, siapa sangka segudang pengalaman dan prestasi telah diraih pria kelahiran Rumak, Lombok Barat ini, baik dalam bidang akademis, organisasi maupun kariernya.

Tak hanya di lingkungan professional, Nama Bang Jay sangat dekat dikalangan bikers Lombok. Suka duka bergabung dalam sebuah club motor, ditulisnya dalam puisi berjudul “YNCI, Semeton Selamanya” dan dimuat dalam bukunya yang berjudul “Sajak Kehidupan”. Pada hari Senin (12/11/2018) Bang Jay melaunching dua buku karyanya (Hidupku Bukan Hidupmu dan Sajak Kehidupan) dalam momen peluncuran kembali Tabloid Kilas serta Buku berjudul “Gajah Mada” karya Muslimin Hamzah.

“Semoga buku ini dapat sebagai inspirasi kepada yang membacanya, sehingga menjadi pribadi yang lebih kuat dan tangguh. Hidup adalah perjuangan, perjuangan merupakan sebuah proses, proses itulah yang akan mengantarmu pada berbagai jenjang sukses.“ Harap Bang Jay dan berpesan kepada seluruh bikers untuk menjaga tali persaudaraan dan menjadikan segala perbedaan sebagai sebuah kekuatan untuk kemajuan club dan minat otomotif di Pulau Lombok.

Copyright :
OTORPIDE_PLATDR.MEDIA @ 2018

Related posts

Leave a Reply


Your email address will not be published. Required fields are marked *